frasamedia.com, Bintan – Kapal Pelni KM Lawit batal masuk dan berangkat dari pelabuhan Kijang Bintan menuju Natuna dan Anambas karena terkendala cuaca.
Kapal Pelni KM Lawit sebelumnya telah terjadwal akan masuk dan berangkat dari Bintan melayani penumpang tujuan daerah di Anambas dan Natuna.
Karena Kapal Pelni KM Lawit batal berangkat, PT Pelni Tanjungpinang mengembalikan uang tiket ratusan penumpang 100 persen.
Pembatalan keberangkatan KM Lawit tersebut, membuat sejumlah calon penumpang yang telah memesan tiket merasa sedikit kecewa.
“Ya kecewa. Tapi sudah terjadi mau bagaimana lagi, untungnya Pelni mengembalikan uang tiket,” kata calon penumpang, Rama di Kantor Pelni Tanjungpinang.
Rama mendapatkan informasi pembatalan keberangkatan KM Lawit karena kondisi cuaca ektrem yang terjadi di perairan Natuna dan Anambas.
“Jadi belum tahu saya pulang (ke Tarempa) pakai apa. Memang ada kapal Bukit Raya dan kapal feri, tapi tahu sendirilah kondisi angin,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Cabang Pelni Tanjungpinang Putra Kencana, mengatakan, kendala teknis dan cuaca menjadi penyebab batalnya keberangkatan KM Lawit.
Karena pembatalan ini, lanjut Putra, PT Pelni Tanjungpinang harus mengembalikan uang tiket calon penumpang sebesar 100 persen.
“Tidak ada (kerusakan mesin). Pembatalan karena kondisi cuaca, jadi KM Lawit langsung ke Pontianak, tidak ke Bintan,” ujar Putra.
Meskipun demikian, PT Pelni Tanjungpinang tetap memberikan opsi kepada calon penumpang yang gagal berangkat menggunakan KM Lawit.
Penumpang yang ingin berangkat menuju Anambas dan Natuna, dapat menggunakan KM Sabuk Nusantara 48 pada 22 Desember 2024 melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang.
“Ada KM Bukit Raya juga yang akan berangkat dari Kijang Bintan pada 28 Desember 2024. Cuma ada dua kapal tersebut,” jelas Putra. (Ran)
Editor: Brp





