Kunjungan Wisman ke Provinsi Kepri Alami Penurunan

frasamedia.com, Tanjungpinang – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri melaporkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegera (wisman) ke Provinsi Kepri alami penurunan pada April 2023 lalu. 

“Sepanjang periode April 2023 jumlah wisman ke Kepri sebanyak 118.817 orang,” ujar Kepala BPS Provinsi Kepri, Darwis Sitorus, Senin (12/6/2023)

Jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 5,34 persen dibandingkan Maret 2023 sebanyak 125.517 kunjungan wisman.

Baca Juga : Wapres RI dan Gubernur Kepri Tinjau Pertanian Modern di Batam

“Batam turun sebesar 8,68 persen dan Bintan sebesar 2,48 persen,” jelasnya. 

Namun demikian, jumlah kunjungan wisman dari pintu masuk Kota Tanjungpinang meningkat sebesar 31,68 persen dan Kabupaten Karimun meningkat sebesar 19,98 persen.

Sementara itu, lanjut Darwis, jika dibandingkan April 2022 kunjungan wisman ke Kepri justru naik sebesar 906,33 persen. 

Baca Juga : Seputar The Sanchaya Hotel Bintan, Hotel Mewah Tempat Wapres Ma’ruf Amin Bermalam

Hal itu dikarenakan kondisi pandemi Covid-19 yang semakin membaik, sehingga berdampak positif pada industri pariwisata setempat.

Secara kumulatif Januari-April 2023, jumlah kunjungan wisman ke Kepri mencapai 458.067 atau naik 3.204,48 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebanyak 13.862 kunjungan. 

Masih sama dengn bulan sebelumnya, dikatakan Darwis, April 2023 ini jumlah kunjungan wisman ke Kepri masih didominasi warga berkebangsaan Singapura sebanyak 61.198 kunjungan.

Baca Juga : Tempat Hiburan Clasix Tanjungpinang Terbakar

Disusul Malaysia 17.815 kunjungan, India 6.854 kunjungan, Tiongkok 4.466 kunjungan, Philipina 3.267 kunjungan, Inggris 2.009 kunjungan.

Berikutnya, Australia 1.909 kunjungan dan Amerika Serikat 1.260 kunjungan. Sementara Jepang dan Korea Selatan secara berurutan sebanyak 1.250 dan 479 kunjungan.

“Dari sepuluh negara dengan wisman terbanyak yang berkunjung ke Kepri ini, tercatat negara yang mengalami penurunan kunjungan pada April 2023 seperti Korea Selatan, Amerika Serikat, Singapura dan Filipina,” tutupnya.(*)

Editor : Jar

Leave a comment