Kepri  

Mulut Berbusa, Lelaki Paruh Baya di Tanjungpinang Ditemukan Tidak Bernyawa di Hotel

Mulut Berbusa, Lelaki Paruh Baya di Tanjungpinang Ditemukan Tidak Bernyawa di Hotel
Lelaki paruh baya ditemukan dalam kondisi mulut berbusa dan tidak bernyawa di kamar Hotel Surya Jalan Bintan Tanjungpinang. Foto: ilustrasi/Pixabay

frasamedia.com, Tanjungpinang – Seorang lelaki paruh baya tergeletak tidak bernyawa dengan kondisi mulut berbusa di Hotel Surya Tanjungpinang, Kamis (24/4/2025).

Lelaki paruh baya tanpa identitas tersebut, tergeletak di kamar hotel Jalan Bintan tersebut, dalam kondisi mulut berbusa dan tidak mengenakan pakaian.

Berdasarkan informasi, sebelum meninggal dunia dalam kondisi mulut berbusa, lelaki paruh baya tersebut masuk ke dalam kamar hotel nomor 110 sekitar pukul 12.00 WIB.

Masih berdasarkan informasi, lelaki paruh baya inisial A yang berusia 68 tahun itu, sempat memesan wanita penghibur sebelum meninggal dunia.

Menurut saksi yang merupakan penghuni kamar lain, menyatakan bahwa, seorang perempuan sempat menggedor pintu kamar hotel korban.

Masih kata saksi, perempuan tersebut menggedor pintu kamar hotel sambil menangis dan kemudian meminta pertolongan kepada penghuni kamar lain.

“Jadi saya lihat ke kamar tersebut, ternyata ada seorang lelaki. Dalam kondisi terlungkup dan telapak kakinya sudah pucat,” katanya.

Selain itu, saksi memastikan bahwa korban tergeletak di kamar hotel tanpa mengenakan pakaian. Namun tidak dapat memastikan apakah korban dalam kondisi mulut berbusa atau tidak.

“Karena telungkup, mulut korban tidak terlihat. Hanya melihat, korban tidak mengenakan pakaian saja. Kami langsung melapor ke pihak hotel,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polresta Tanjungpinang Iptu Onny Chandra, mengatakan bahwa korban datang berkunjung menemui seorang perempuan di kamar hotel sekitar pukul 12.00 WIB.

Setelah lebih kurang 15 menit berada di kamar hotel, seorang perempuan yang berada di kamar hotel melaporkan korban telah meninggal dunia.

Saat proses identifikasi, polisi menemukan obat-obatan yang terletak tidak jauh dari jasad korban. Saat ini, polisi belum dapat memastikan, apakah obat-obatan tersebut penyebab kematian korban.

“Kami masih akan melakukan visum terlebih dahulu. Memang ada obat-obatan, tapi belum bisa kami pastikan obati itu penyebabnya,” jelas Onny. (Ran)

Editor: Mya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *