frasamedia.com, Batam – Satgas Operasi Intelijen Koarmada I bersama Tim Intelijen Lantamal IV Batam mengungkap pengiriman calon PMI ilegal ke Malaysia dari Batam.
Personel intelijen TNI AL kemudian menggagalkan pengiriman 18 calon PMI ilegal di Sungai Kafar, Nongsa Batam, Selasa (29/10/2024) malam sekitar pukul 21.30 WIB.
Saat di lokasi, personel intelijen TNI AL mengamankan satu speedboat dan menyelamatkan 18 Calon PMI ilegal tujuan keberangkatan ke Malaysia.
Kepala Dispen Lantamal IV Batam Mayor Laut I Wayan Rusdiana, mengatakan pengungkapan ini dari adanya informasi pengiriman calon PMI ilegal dari Batam menuju Malaysia.
“Personel intelijen TNI AL langsung melakukan pemantauan jalur darat maupun jalur laut,” ungkapnya.
Selain itu, kata I Wayan, saat pemantauan berlangsung, personel intelijen Koarmada I dan Lantamal IV, memantau adanya speedboat yang melintas.
Saat personel intelijen TNI AL mendekat, speedboat tersebut langsung menambah kecepatan dan berupaya untuk kabur dari kejaran.
“Kemudian terduga pelaku (tekong) sengaja mengkandaskan speedboat di Sungai Kafar Batam,” jelas I Wayan.
Saat itu, personel intelijen TNI AL menemukan 18 calon PMI ilegal yang sembunyi di perkebunan. Terdiri dari 10 laki-laki, empat perempuan dan empat anak laki-laki.
Tak hanya itu, menurut informasi, terungkap ada 22 orang bersama 2 tekong. Namun 18 orang selamat sedangkan empat serta dua tekong melarikan diri.
“Kami menyerahkan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke P4MI Batam untuk pemerikasaan lanjutan,” tutup Kepala Dispen Lantamal IV Batam. (*/Ran)
Editor: Mya





