Kepri  

Perahu Meledak, Nelayan Tambelan Bintan Terluka

Perahu Meledak, Nelayan Tambelan Bintan Terluka
Akibat perahu meledak, nelayan Tambelan Bintan, alami luka bakar. Foto: Humas Polres Bintan

frasamedia.com, Bintan – Perahu meledak, nelayan di kawasan Tambelan Bintan, terluka. Ledakan itu terjadi pada Selasa (1/4/2025) sekitar pukul 06.45 WIB.

Akibat perahu meledak, nelayan bernama Angga Agustian, 32, mengalami luka bakar sekitar 50 persen dari bagian kaki hingga kepala.

Berdasarkan informasi, korban akan mengantar warga yang akan berlibur di musim libur lebaran ke Pulau Selentang, Bintan.

Korban sempat memeriksa perahu untuk mengantar warga tersebut di dekat pelantar yang tidak jauh dari rumahnya. Beberapa saat kemudian ledakan terjadi.

Saksi di sekitar lokasi perahu meledak, tidak melihat korban datang dan masuk ke dalam perahu. Saat itu, saksi sedang menjemur kopra, sekitar pukul 06.15 WIB.

Namun 15 menit kemudian, saksi mendengar suara ledakan. Kemudian saksi melihat asap putih muncul yang berasal dari bagian depan perahu.

Saksi juga melihat beberapa papan palka yang terbuat dari kayu, terlempar lebih kurang 10 meter dari lokasi perahu meledak tersebut.

10 menit kemudian, saksi melihat korban keluar dari pompong sembari meminta tolong. Saksi lalu menolong korban naik ke pelantar dan membawa korban ke Puskesmas Tambelan, Bintan.

Kasi Humas Polres Bintan, AKP Prasojo membenarkan kejadian perahu meledak di kawasan Tambelan, Bintan.

Dari keterangan korban, kata Prasojo, bahwa korban akan mengantar warga untuk liburan ke pantai di Pulau Selentang.

Sebelum berangkat, korban sempat mengecek kondisi kapal dan mencium bau gas. Saat akan menghidupkan mesin, tiba-tiba ledakan terjadi.

Prasojo mengatakan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian. Hasil pemeriksaan awal, polisi menduga ledakan berasal dari tabung gas.

“Belum dapat memastikan penyebab ledakan karena masih perlu penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Untuk kondisi korban, kata Prasojo, pihak Puskesmas Tambelan menangani korban. Namun karena luka bakar korban cukup serius, maka korban akan dirujuk ke rumah sakit di Kalimantan Barat. (*/Mya)

Editor: Brp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *