Kepri  

Polresta Tanjungpinang Siapkan 396 Personel untuk Menjaga Keamanan saat Idulfitri

Polresta Tanjungpinang Siapkan 396 Personel untuk Menjaga Keamanan saat Idulfitri
396 personel gabungan siap menjaga keamanan saat perayaan Idulfitri di Tanjungpinang. Foto: Humas Polresta Tanjungpinang

frasamedia.com, Tanjungpinang – Polresta Tanjungpinang menerjunkan 396 personel gabungan untuk mengamankan perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Sebanyak 396 personel gabungan yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seligi 2025, akan fokus mengamankan kegiatan masyarakat saat perayaan Idulfitri.

Kepala Polresta Tanjungpinang Kombes Hamam Wahyudi, mengatakan Operasi Ketupat Seligi 2025 melibatkan berbagai unsur.

Mulai dari unsur Forkopimda, TNI, Polisi, BPBD, Damkar, KSOP, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, Dinas Kesehatan hingga Pramuka.

Ratusan personel gabungan ini akan bertugas selama Operasi Ketupat Seligi 2025 mulai 26 Maret 2025 hingga 8 April 2025 mendatang.

Operasi ini, kata Hamam, bertujuan untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri.

“Memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam merayakan hari kemenangan,” tegas Hamam, Kamis (20/3).

Hamam menjelaskan, pada operasi ini, seluruh personel gabungan akan menghadapi tantangan yang cukup berat dan tidak ringan.

Sebab akan adanya peningkatan mobilitas masyarakat, potensi kerawanan di jalur mudik dan saat arus balik.

Haman juga menuntut semua personel yang terlibat Operasi Ketupat Seligi 2025, untuk bekerja lebih keras dan lebih cermat dalam menjalankan tugas.

“Oleh karena itu, kami mengajak seluruh personel terutama Polresta Tanjungpinang yang terlibat dalam operasi ini, untuk meningkatkan kewaspadaan,” jelasnya.

“Meningkatkan kesiapsiagaan, dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dan gangguan keamanan,” sambung Hamam.

Hamam juga berpesan kepada personel, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis dan tegas dalam penegakan hukum.

“Bekerja sama dan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti TNI, pemerintah daerah dan instansi lainnya, guna memastikan operasi ini berjalan lancar dan sukses,” tutup Hamam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *