Serial Latihan TNI AL, Meningkatkan Kemampuan Prajurit di Daerah Misi

Serial Latihan TNI AL, Meningkatkan Kemampuan Prajurit di Daerah Misi
Serial latihan TNI AL yang digelar di Laut Jawa dapat meningkatkan kemampuan prajurit di daerah misi nantinya. Foto: Dispen AL/tnial.mil.id

frasamedia.com, Surabaya – Menjalankan misi, prajurit KRI Sultan Iskandar Muda-367 yang termasuk Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL/Lebanon, menggelar serial latihan.

Dalam rangka Pre Deployment Training bersama prajurit di bawah jajaran Satuan Kapal Eskorta Koarmada II, menggelar serial latihan di Laut Jawa.

Pelaksanaan tahap Sea Phase hingga 29 Oktober tersebut, meliputi serial latihan Commcheck, Adex 470, Crossdeck, Landing, Medical Evacuation, Surface Exercise 991, 992 dan 995.

Selanjutnya, Damage Control Exercise, Night Flight Exercise, Rentex, Flash Exercise, Boarding Exercise Gunnery Exercise, Replenisment At the Sea dan Vertrep.

Latihan sebelumnya, pada tahap Harbour Phase meliputi serial latihan Helo Operation, COE Inspection, Road Block and Negotiation dan Damage Control.

Selain itu, terdapat serial latihan seperti VIP Visit, Medical Handling, Conduct Discipline Teams, Media Handling, Medal Parade dan Transfer of Authority.

Komandan KRI Sultan Iskandar Muda-367 Letkol Laut Anugerah Annurullah, menegaskan latihan untuk menunjang kemampuan prajurit di daerah misi.

Komandan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL ini kembali menegaskan, latihan ini juga dalam rangka mempertahankan kesiapsiagaan tempur.

“Hal ini akan mengasah dan menguji kesiapan prajurit mempertahankan profesionalisme serta naluri tempur prajurit,” kata Anugerah di laman tnial.mil.id.

“Menguji kesiapan prajurit menghadapi perkembangan situasi di daerah misi yang sangat kompleks dan dinamis,” sambung Anugerah.

Hal ini selaras dengan visi Panglima TNI yakni TNI AL harus profesional dalam memenuhi segala tuntutan tugas terutama di daerah misi sesuai penugasan.

Kasal Laksamana Muhammad Ali menyampaikan bahwa prajurit Jalasena harus selalu berperan aktif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Selain itu, untuk mencapai prajurit TNI AL yang profesional, modern, dan tangguh serta siap dalam menghadapi dinamika penugasan di masa yang akan datang. (*)

Editor: Mya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *