Sindikat Penjual Emas Palsu Beraksi di Tanjungpinang, Waspada Penipuan!

Sindikat Penjual Emas Palsu Beraksi di Tanjungpinang, Waspada Penipuan!
Sindikat penjual emas palsu muncul dan beraksi di Tanjungpinang. Waspada penipuan!. Foto: ilustrasi/Freepik

frasamedia.com, Tanjungpinang – Sindikat penjual emas palsu mulai beraksi. Salah satu toko emas di Tanjungpinang menjadi sasaran aksi penipuan.

Sebuah toko emas di kawasan Tanjungpinang Timur, nyaris menjadi tertipu oleh sindikat penjual emas palsu yang terdiri dari tiga perempuan.

Sindikat penjual emas palsu atau imitasi tersebut datang ke toko perhiasan di kawasan Tanjungpinang Timur, Selasa (29/10/2024) sekitar pukul 11.45 WIB.

Tiga perempuan tersebut membawa satu kalung emas palsu seberat lebih kurang tujuh gram. Modusnya dengan mengaku emas asli dan ingin menjualnya.

“Kalung itu memang ada label dan dokumen surat yang menyatakan bahwa itu emas. Mereka (terduga pelaku) ada tiga perempuan,” kata Nas, karyawan toko emas di Tanjungpinang Timur.

Karyawan yang melayani tiga perempuan itu dan langsung mengecek keaslian kalung emas. Ternyata perhiasan itu emas palsu atau imitasi.

Perhiasan imitasi tersebut, sangat berbeda dengan emas asli. Akhirnya, karyawan toko menolak untuk membeli emas tersebut sebab tidak mau menjadi korban penipuan.

“Mereka (terduga pelaku) langsung pergi dari toko,” ujarnya.

Jika terkecoh dan salah menilai atau mengecek keaslian emas, pihaknya akan membeli kalung emas milik tiga perempuan seharga Rp5 juta.

“Jadi kami tolak, kalau kami bisa lihat yang mana emas, yang mana tidak. Kalau orang awam, sangat sulit membedakan,” ungkap karyawan.

Menurutnya, modus menjual emas palsu, pernah terjadi di toko perhiasan tempatnya bekerja belum lama ini dan mengalami kerugian senilai Rp30 juta setelah membeli emas palsu tanpa pengecekan.

“Tapi waktu itu kami selesaikan baik-baik. Kami cari orangnya dan dia mau mengembalikan uang. Jadi kami tidak jadi lapor ke polisi,” sebutnya.

Belakangan ini, kata Nas, penipuan dengan modus menjual emas palsu atau imitasi memang sering terjadi di Batam dan Tanjungpinang.

“Karena sindikat penjual emas palsu ini modusnya menggunakan label pengait emas yang asli dan itu bisa mengecoh dan harus waspada,” jelasnya. (Ran)

Editor: Mya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *